Akhirnya DIHAPUS Setelah HEBOH Postingan Akun resmi Twitter SetKab Dikecam Netizen Termasuk oleh Rocky Gerung
Senin, 27 November 2017
Edit
twitter
Moslemcommunity.net- Mendapati berbagai reaksi dari netizen yang mengecam postingan yang memuat pernyataan Presiden Jokowi, akhirnya Akun resmi Twitter Sekretariat Kabinet menghapus postingannya tersebut
twitter
"Kita sudah minta kepada jajaran NU agar tegas pada aliran radikal & intoleran, apapun organisasinya - Presiden @jokowi," demikian isi twit akun @setkabgoid, Senin (27/11/2017) kemarin.
Pernyataan ini pun dengan segera mendapat reaksi keras, salah satunya dari dosen UI Rocky Gerung yang menyebutnya sebagai "pernyaaan dungu".
"Semoga pernyataan dungu ini adalah hoax," kata @rockygerung menanggapi.
Semoga pernyataan dungu ini adalah hoax. https://t.co/fksEdFmu3K— Rocky Gerung (@rockygerung) 27 November 2017
Beberapa akun mengomentari Komentar Rocky Gerung tersebut
Banyak orang keliru mendefinisikan dan menggunakan kata radikalisme, makanya saya sepakat dengan Prof. @rockygerung ; “peryataan itu dungu” 😬— aditya zemy (@adityazemy) 27 November 2017
🤣Hahaha ... mantap Prof ... jleb banget nih:— ᴀᴙᴛᴎᴏᴐΜΞDIΛᴏᴘᴏᴚᴛᴜᴎᴉᴤ (@OomNanang) 27 November 2017
😆Pernyataan dungu!
Semoga saja pernyataan dungu ini tidak keluar dari mulut orang dungu 😝
😅Setkab nya apa bs dikatakan dungu juga ya?!
Pernyataan yang diposting Sekretariat Kabinet ini pun turut dikomentari oleh Wakil Ketua MPR RI DR. Hidayat Nur Wahid. Beliau sangat menyesalkan pernyataan itu.
"Smoga bukan begini pernyataan Presiden @jokowi, smestinya beliau justru ingatkn semua pihak unt taat hukum, krnnya bila ada yg menyimpang dari hukum spt aliran radikal, intoleran, separatis, mafia narkoba dll, laporkn sgr ke penegak hukum, Polisi. Jangan pd main hakim sendiri," kata Hidayat Nur Wahid melalui akun twitternya @hnurwahid.
Smoga bukan begini pernyataan Presiden @jokowi, smestinya beliau justru ingatkn semua pihak unt taat hukum,krnnya bila ada yg menyimpang dari hukum spt aliran radikal,intoleran,separatis,mafia narkoba dll, laporkn sgr ke penegak hukum,Polisi. Jangan pd main hakim sendiri.— Hidayat Nur Wahid (@hnurwahid) 27 November 2017
Setelah ditelusuri kembali postingan Akun resmi Twitter Sekretariat Kabinet tentang pernyataannya tersebut ternyata sudah tidak ada
media.moslemcommunity.net


